MENJEMBATANI KETEGANGAN NORMATIF ANTARA ARSIP FISIK DAN ARSIP DIGITAL DALAM PENYIMPANAN PROTOKOL NOTARIS: TELAAH ASAS LEX SPECIALIS DEROGAT LEGI GENERALIS Oleh : Jusuf Patrianto Tjahjono, SH, MH. Abstrak Penumpukan arsip fisik di ruang penyimpanan protokol notaris merupakan problematika klasik yang semakin mendesak untuk diatasi di tengah tuntutan efisiensi dan modernisasi kantor notaris. Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) mewajibkan penyimpanan minuta akta dalam bentuk fisik sebagai bagian dari protokol notaris yang berkedudukan sebagai arsip negara. Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan berbagai peraturan turunannya membuka peluang pengelolaan arsip secara elektronik. Artikel ini menganalisis ketegangan normatif antara UUJN sebagai lex specialis dan UU Kearsipan sebagai lex generalis dalam konteks penyimpanan protokol notaris, serta menawarkan kerangka teoritis untuk menjembatani kedua rezim hukum tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian yuridi...
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENGELOLAAN DOKUMEN ELEKTRONIK KLIEN BAGI NOTARIS Bagian 1 DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan 1.3 Ruang Lingkup 1.4 Definisi BAB 2 LANDASAN HUKUM 2.1 Dasar Hukum Penyusunan SOP 2.2 Implikasi Pelanggaran BAB 3 PROSEDUR PENGELOLAAN DOKUMEN ELEKTRONIK 3.1 Prosedur Penerimaan dan Digitalisasi Dokumen 3.2 Prosedur Penyimpanan dan Pengamanan Dokumen 3.3 Prosedur Akses, Penggunaan, dan Berbagi Dokumen 3.4 Prosedur Pencadangan (Backup) dan Pemulihan (Restore) 3.5 Prosedur Pemusnahan Dokumen BAB 4 SISTEM PENGAWASAN, AUDIT, DAN PENANGANAN INSIDEN 4.1 Monitoring dan Audit Berkala 4.2 Penanganan Insiden Kebocoran Data BAB 5 DOKUMENTASI, PELAPORAN, DAN SANKSI 5.1 Dokumentasi 5.2 Pelaporan 5.3 Sanksi LAMPIRAN BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi layanan hukum, profesi notaris dihadapkan pada tuntutan untuk bertransformasi secara digital. Direktur Jenderal Ad...